← Kembali ke Beranda/Panduan Praktikum Laboratorium
LAB MANUAL & WORKBOOK OBE

Panduan Praktikum 14 Modul Komputasi Cerdas

Panduan eksperimen laboratorium komputasi cerdas terintegrasi Python (`statsmodels`, `pmdarima`, `PyTorch`, `LightGBM`) dan Julia untuk menyelesaikan masalah riil peramalan sistem tenaga, estimasi state-space, dan deteksi anomali smart grid.

DOKUMEN RESMI LAB

Buku Panduan Praktikum Lengkap (18 Halaman Format Standar OBE)

Unduh Buku Praktikum (PDF)

Daftar 14 Modul Praktikum Mandiri & Terbimbing

Setiap modul dilengkapi studi kasus nyata data interkoneksi beban listrik PLN, pembangkitan PLTS, dan analisis gangguan transien.

Modul 1Minggu 1

Modul 1: Eksplorasi Visual, Ekstraksi Musiman, dan Dekomposisi Klasik Data Beban Listrik

Memahami struktur fundamental deret waktu elektro, dekomposisi aditif vs multiplikatif, teknik pemulusan Moving Average, dan metrik akurasi evaluasi peramalan (MAE, RMSE, MAPE).

Sub-CPMK 1: Mampu mengidentifikasi komponen tren, musiman, siklis, dan iregular pada sinyal deret waktu sistem tenaga.
Modul 2Minggu 2

Modul 2: Uji Akar Unit dan Analisis Korelogram ACF/PACF

Konsep stasioneritas lemah (kovarians), fenomena regresi lancung (*spurious regression*), diferensiasi pertama dan musiman, pengujian hipotesis ADF dan KPSS, serta interpretasi plot ACF/PACF.

Sub-CPMK 2: Mampu menguji stasioneritas data beban/daya dan menganalisis korelogram ACF/PACF.
Modul 3Minggu 3

Modul 3: Peramalan Beban Jangka Pendek Menggunakan Holt-Winters

Penurunan matematis Single ES (SES), model tren linier Holt, model musiman Holt-Winters (HW) tunggal dan ganda (Double Seasonal / DSHW), optimasi parameter smoothing dengan minimasi SSE, dan metrik evaluasi peramalan termasuk WAPE.

Sub-CPMK 3: Mampu menerapkan metode pemulusan eksponensial untuk peramalan beban jangka pendek.
Modul 4Minggu 4

Modul 4: Estimasi Parameter ARMA, Plot Kestabilan Polinomial, dan Seleksi Ordo AIC

Representasi operator lag B, syarat kausalitas AR (akar polinomial di luar lingkaran satuan), syarat invertibilitas MA, persamaan Yule-Walker, fungsi autokorelasi teoritis, dan seleksi ordo AIC/BIC.

Sub-CPMK 4: Mampu memformulasikan model AR, MA, ARMA dan menguji kestabilan sistem pada bidang Z.
Modul 5Minggu 5

Modul 5: Pemodelan SARIMA 168-Jam Data Beban Kelistrikan dengan Auto-ARIMA

Integrasi diferensiasi non-musiman (d) dan musiman (D), formulasi lengkap SARIMA(p,d,q)(P,D,Q)_s, estimasi parameter MLE, uji diagnostik residu (Ljung-Box Q-test, plot normalitas), dan interval kepercayaan.

Sub-CPMK 5: Mampu merancang model SARIMA(p,d,q)(P,D,Q)_s untuk peramalan beban musiman PLN.
Modul 6Minggu 6

Modul 6: Peramalan Beban dengan Variabel Eksogen Suhu (SARIMAX) dan VAR 2-Bus

Pengaruh variabel eksogen cuaca (temperatur, kelembaban, iradiasi surya) terhadap konsumsi daya listrik, Pre-whitening pada CCF, formulasi SARIMAX, identifikasi keterlambatan distributed lag, serta pengantar model multivariat VAR.

Sub-CPMK 6: Mampu mengintegrasikan variabel eksogen cuaca pada SARIMAX dan memodelkan sistem multivariat VAR.
Modul 7Minggu 7

Modul 7: Implementasi Discrete Kalman Filter untuk Denoising Sensor Telemetri Tegangan dan Arus

Representasi state-space linier diskrit, matriks derau proses Q dan pengukuran R, algoritma 2-tahap (Time Update vs Measurement Update), penentuan bobot optimal Kalman Gain K_k, konvergensi kovarians error P_k, dan estimasi SoC baterai BESS.

Sub-CPMK 7: Mampu memformulasikan model sistem dinamis ke State-Space dan menurunkan algoritma Discrete Kalman Filter.
Modul 8Minggu 9

Modul 8: Analisis Harmonisa FFT Sinyal Inverter dan Denoising Wavelet DWT pada Gangguan Kualitas Daya

Keterbatasan domain waktu murni, Transformasi Fourier Diskrit (DFT/FFT), estimasi spektrum daya Welch PSD, Short-Time Fourier Transform (STFT), prinsip ketidakpastian Heisenberg-Gabor, Discrete Wavelet Transform (DWT), dan denoising wavelet sinyal transien.

Sub-CPMK 8: Mampu menganalisis sinyal pada domain frekuensi (FFT/PSD) dan waktu-frekuensi (DWT) untuk deteksi transien.
Modul 9Minggu 10

Modul 9: Pipeline End-to-End Rekayasa Fitur dan Pelatihan Model XGBoost untuk STLF

Transformasi deret waktu sekuensial menjadi format matriks supervised learning, pembuatan fitur lag dekat dan lag musiman, statistik rolling window, encoding kalender siklis (sin/cos), algoritma pohon Gradient Boosting (XGBoost/LightGBM), dan pencegahan data leakage dengan TimeSeriesSplit.

Sub-CPMK 9: Mampu merumuskan problem deret waktu ke Supervised Learning, rekayasa fitur, dan pelatihan Gradient Boosting.
Modul 10Minggu 11

Modul 10: Pembuatan Model Deep Learning PyTorch LSTM/GRU untuk Peramalan Daya PLTS 24 Jam

Keterbatasan jaringan saraf feedforward MLP, arsitektur Recurrent Neural Network (RNN), algoritma Backpropagation Through Time (BPTT), masalah vanishing/exploding gradient, gerbang LSTM (Forget, Input, Output), arsitektur GRU yang efisien, dan peramalan daya PLTS fluktuatif.

Sub-CPMK 10: Mampu menyusun tensor sekuensial 3D, memahami mekanisme gerbang LSTM/GRU, dan melatih model deep learning.
Modul 11Minggu 12

Modul 11: Implementasi Model Hibrida CNN-LSTM dengan Attention Mechanism untuk Profil Beban Multi-Bus

Operasi konvolusi 1D temporal, Causal & Dilated Convolutions untuk memperluas Receptive Field, arsitektur Encoder-Decoder (Seq2Seq) untuk peramalan multi-cakrawala, mekanisme Bahdanau dan Luong Attention, serta paradigma Transformer (PatchTST / Informer).

Sub-CPMK 11: Mampu merancang 1D-CNN temporal, arsitektur Seq2Seq, dan memahami mekanisme Self-Attention Transformer.
Modul 12Minggu 13

Modul 12: Deteksi Pencurian Listrik Smart Meter dan Anomali Transformator dengan LSTM Autoencoder

Taksonomi anomali deret waktu sistem tenaga (Point, Contextual, Collective anomalies), metode statistik Z-score dan CUSUM, algoritma Isolation Forest, arsitektur LSTM Autoencoder untuk deteksi berbasis galat rekonstruksi, serta metrik Precision, Recall, dan F1-Score pada dataset timpang (*class imbalance*).

Sub-CPMK 12: Mampu merancang sistem deteksi anomali tanpa pengawasan (Unsupervised) berbasis Autoencoder.
Modul 13Minggu 14

Modul 13: Peramalan Probabilistik Kuantil LightGBM dan Optimasi Dispatch BESS Mikrogrid

Kelemahan peramalan titik tunggal, formulasi Quantile Regression Loss (Pinball Loss), peramalan pita probabilitas P10-P50-P90, evaluasi PICP dan PINAW, integrasi peramalan ke Unit Commitment dan Model Predictive Control (MPC), serta optimasi arbitrase tarif BESS mikrogrid.

Sub-CPMK 13: Mampu mengkuantisasi ketidakpastian EBT dan mengintegrasikannya ke penjadwalan baterai BESS mikrogrid.