S1 TEKNIK ELEKTRO UNIB • KURIKULUM OBE 2026

Dasar-Dasar
Sistem Tenaga Listrik

Portal pembelajaran interaktif dan repositori perkuliahan komprehensif. Menghubungkan teori fasor AC 3-fasa, pemodelan parameter transmisi dan transformator, aliran daya (*Newton-Raphson* via GNU Octave & MATPOWER), proteksi relai, hingga transisi energi *Smart Grid* & penetrasi EBT Bengkulu.

14Minggu Kuliah & Lab
3 SKSBobot OBE Terpadu
14Slide Beamer 16:9
14Solved Problems C1–C6
Informasi Akademik Mata Kuliah
Mata KuliahDasar-Dasar Sistem Tenaga Listrik (DSTL)
Kode & SKSTEE-214 • 3 SKS (2 Teori, 1 Komputasi)
Dosen PengampuIr. Novalio Daratha, S.T., M.Sc., Ph.D.
LaboratoriumSistem Tenaga & Komputasi Cerdas
Program StudiS1 Teknik Elektro, FT UNIB
Tools KomputasiGNU Octave • MATPOWER • DIgSILENT
INTERACTIVE POWER GRID SIMULATION

Virtual Power System & Transmission Studio

Simulasikan profil tegangan saluran transmisi 150 kV, fenomena Efek Ferranti saat beban ringan, kompensasi daya reaktif Shunt MVAR, dan regulasi tegangan grid secara interaktif.

VIRTUAL POWER SYSTEM & TRANSMISSION LAB

Simulasi Parameter Transmisi & Aliran Daya Grid

Eksplorasi jatuh tegangan saluran transmisi 150 kV, fenomena Efek Ferranti, kompensasi daya reaktif MVAR, dan efisiensi penyaluran daya listrik.

1. Skenario Operasi Sistem Tenaga
150 km
2. Karakteristik Beban Ujung Penerima (VR = 150 kV)
120 MW
0.85 Lagging
0 MVAR
HASIL KALKULASI TEGANGAN & EFISIENSI
TEGANGAN PENGIRIM (VS)158.4 kV
REGULASI TEGANGAN (%VR)5.6%
EFISIENSI TRANSMISI (η)94.8%
RUGI DAYA (P_loss)6.2 MW
Profil Tegangan Saluran V(x) Tegangan Nominal 1.0 p.u. (150 kV) Kepadatan Arus Saluran
Sistem Beroperasi Stabil (Toleransi ±5%)
14 WEEKS CURRICULUM MATRIX

Struktur 14 Modul & Bahan Perkuliahan

Akses lengkap slide presentasi Beamer, lembar kerja mahasiswa (LKM), catatan kuliah terstruktur, dan bank soal latihan bertingkat Taksonomi Bloom C1 hingga C6.

Minggu 1Fondasi Grid

Pengantar Sistem Tenaga & Komputasi Grid

Arsitektur 5-Pilar Sistem Tenaga, Hierarki Tegangan PLN, dan Dasar Komputasi GNU Octave

Sub-CPMK 1: Mampu mengidentifikasi subsistem pembangkitan, transmisi, gardu induk, dan distribusi serta mengimplementasikan skrip komputasi fasor.
Arsitektur 5-Pilar Grid: Generation, Transmission, Substation, Distribution, LoadStandar Tegangan PLN: SUTET 500kV, SUTT 150kV/70kV, SUTM 20kV, SUTR 380V/220VPeralatan Utama Gardu Induk: Circuit Breaker (SF6/Vakuum), Disconnecting Switch (PMS)Formulasi Daya Kompleks S = P + jQ dan Segitiga DayaPengantar Komputasi GNU Octave & MATPOWER untuk Analisis Sistem Tenaga
Formulasi Matematis:
$$S = P + jQ = V_{\text{rms}} I_{\text{rms}}^* = |V| |I| \cos\theta + j |V| |I| \sin\theta$$
Minggu 2Fondasi Grid

Analisis AC Tiga Fasa & Per-Unit System

Koneksi Bintang (Y) - Delta (Δ), Hubungan Fasor Tegangan-Arus, dan Standardisasi Sistem Per-Unit

Sub-CPMK 2: Mampu menganalisis sistem tiga fasa seimbang dan mengonversi parameter impedansi multi-tegangan ke sistem per-unit (p.u.).
Koneksi Bintang (Y) Seimbang: V_LL = sqrt(3) * V_LN * e^(j30 deg), I_L = I_phKoneksi Delta (Δ) Seimbang: V_L = V_ph, I_L = sqrt(3) * I_ph * e^(-j30 deg)Daya Tiga Fasa: S_3ph = sqrt(3) * V_LL * I_L^*Filosofi Per-Unit System: Standardisasi perhitungan lintas level trafoRumus Konversi Basis Impedansi: Z_pu_baru = Z_pu_lama * (V_base_lama / V_base_baru)^2 * (S_base_baru / S_base_lama)
Formulasi Matematis:
$$Z_{\text{pu, new}} = Z_{\text{pu, old}} \times \left(\frac{V_{\text{base, old}}}{V_{\text{base, new}}}\right)^2 \times \left(\frac{S_{\text{base, new}}}{S_{\text{base, old}}}\right)$$
Minggu 3Transmisi & Trafo

Transformator Daya: Pemodelan & Rangkaian Ekivalen

Prinsip Induksi Elektromagnetik, Rangkaian Ekivalen Riil, Efisiensi, dan Vektor Grup Pergeseran Fasa

Sub-CPMK 3: Mampu menurunkan rangkaian ekivalen trafo daya, menghitung regulasi tegangan, serta menentukan pergeseran fasa vektor grup.
Prinsip Hukum Faraday dan Rangkaian Magnetik TrafoRangkaian Ekivalen Trafo Riil: Resistansi Gulungan, Reaktansi Bocor, Konduktansi Inti, Suseptansi MagnetisasiUji Hubung Singkat (SC Test) dan Uji Rangkaian Terbuka (OC Test)Regulasi Tegangan (%VR) dan Karakteristik Efisiensi MaksimumVektor Grup Trafo 3-Fasa (Dyn11, YNd1, YNyn0) dan Pergeseran Fasa 30°
Formulasi Matematis:
$$\%VR = \frac{|V_{2,\text{no-load}}| - |V_{2,\text{full-load}}|}{|V_{2,\text{full-load}}|} \times 100\%$$
Minggu 4Transmisi & Trafo

Saluran Transmisi: Parameter R, L, C & Model Pendek-Menengah

Geometri Konduktor (GMR & GMD), Model Saluran Pendek (<80 km), dan Model Nominal-π / Nominal-T (80–250 km)

Sub-CPMK 4: Mampu menghitung induktansi dan kapasitansi saluran serta menurunkan matriks parameter transmisi ABCD.
Resistansi Konduktor AC (Skin Effect & Pengaruh Temperatur)Induktansi Saluran 3-Fasa: Geometric Mean Radius (GMR) & Geometric Mean Distance (GMD)Kapasitansi Saluran ke Netral dan Pengaruh Konduktor Berkas (Bundle)Model Saluran Transmisi Pendek (< 80 km, Efek Kapasitansi Diabaikan)Model Saluran Transmisi Menengah (80 - 250 km): Model Nominal-π dan Nominal-TMatriks Konstanta Transmisi ABCD dan Relasi Input-Output
Formulasi Matematis:
$$\begin{bmatrix} V_S \\ I_S \end{bmatrix} = \begin{bmatrix} A & B \\ C & D \end{bmatrix} \begin{bmatrix} V_R \\ I_R \end{bmatrix}, \quad AD - BC = 1$$
Minggu 5Transmisi & Trafo

Saluran Transmisi Panjang, Gelombang Berjalan & Efek Ferranti

Persamaan Diferensial Gelombang Berjalan (>250 km), Karakteristik Impedansi (Surge Impedance), dan Kompensasi Shunt

Sub-CPMK 5: Mampu memformulasikan parameter terdistribusi saluran panjang, menganalisis Efek Ferranti, dan merancang reaktor kompensasi.
Model Parameter Terdistribusi Rangkaian Diferensial dxPersamaan Gelombang Berjalan: Fungsi Hiperbolik cosh(γl) dan sinh(γl)Konstanta Redaman (α), Konstanta Fasa (β), dan Panjang Gelombang (λ)Surge Impedance (Zc) dan Surge Impedance Loading (SIL = V^2 / Zc)Efek Ferranti: Kenaikan Tegangan Ujung Penerima (VR > VS) saat Beban Ringan/NolKompensasi Daya Reaktif: Reaktor Shunt vs Kapasitor Seri
Formulasi Matematis:
$$V(x) = V_R \cosh(\gamma x) + I_R Z_c \sinh(\gamma x), \quad Z_c = \sqrt{\frac{z}{y}}, \quad \text{SIL} = \frac{V_{LL}^2}{Z_c}$$
Minggu 6Operasi & Pembangkitan

Diversifikasi Pembangkitan & EBT Sistem Bengkulu

Karakteristik PLTA Tes, PLTP Lebong, PLTU Teluk Sepang, Interkoneksi Tol Listrik 275 kV Sumatra, dan Emisi Karbon

Sub-CPMK 6: Mampu menganalisis profil pembangkitan termal vs hidro/geotermal dan menghitung keekonomian energi sistem kelistrikan Bengkulu.
Prinsip Termodinamika Turbin Uap, Gas, dan Siklus Kombinasi (PLTU, PLTG, PLTGU)Pembangkitan Energi Bersih: PLTA Run-of-River (PLTA Tes) & PLTA Waduk (PLTA Musi)Karakteristik Entalpi dan Geotermal PLTP Hulu Lais BengkuluInterkoneksi Sistem Tenaga Sumatra: GI Pekalongan, GI Pulau Baai, SUTET 275 kV Tol SumatraKurva Beban Harian, Load Duration Curve (LDC), Capacity Factor, dan Heat Rate
Formulasi Matematis:
$$\text{CF} = \frac{E_{\text{aktual}}}{P_{\text{rated}} \times 8760}, \quad \text{Heat Rate} = \frac{\text{Kalori Bahan Bakar (Btu)}}{E_{\text{listrik}} (\text{kWh})}$$
Minggu 7Operasi & Pembangkitan

Sistem Distribusi Tenaga Listrik & Drop Tegangan

Topologi Radial, Loop, Spindle, Gardu Distribusi 20 kV/380V, dan Analisis Jatuh Tegangan Saluran Cabang

Sub-CPMK 7: Mampu merancang jaringan distribusi primer 20 kV dan menghitung jatuh tegangan dengan metode momen beban.
Topologi Jaringan Distribusi Primer: Radial, Loop, Spindle, dan MeshedKonstruksi Saluran Udara (SUTM) vs Kabel Tanah (SKTM) 20 kVPemilihan Kapasitas Trafo Distribusi (50 kVA - 630 kVA) dan Proteksi FCO (Fuse Cut Out)Metode Perhitungan Jatuh Tegangan (Voltage Drop) dengan Momen BebanIndeks Keandalan Sistem Distribusi: SAIFI, SAIDI, CAIDI standar IEEE 1366
Formulasi Matematis:
$$\Delta V \approx \frac{P R + Q X}{V_R}, \quad \text{SAIDI} = \frac{\sum (r_i \times N_i)}{N_T}, \quad \text{SAIFI} = \frac{\sum N_i}{N_T}$$
Minggu 8Operasi & Pembangkitan

Analisis Aliran Daya: Matriks Admitansi & Newton-Raphson

Matriks Y-Bus, Klasifikasi Bus (Slack, PV, PQ), Formulasi Aliran Daya, dan Iterasi Newton-Raphson dengan MATPOWER

Sub-CPMK 8: Mampu menyusun matriks admitansi bus Y_bus dan menyelesaikan aliran daya non-linier menggunakan metode Newton-Raphson.
Pembentukan Matriks Admitansi Bus (Y_bus) Menggunakan Aturan Inspeksi LangsungKlasifikasi Bus Sistem Tenaga: Slack Bus (V, delta), Generator/PV Bus (P, V), Load/PQ Bus (P, Q)Persamaan Non-Linier Aliran Daya (Power Flow Equations)Metode Iterasi Newton-Raphson: Matriks Jacobian dan Pembaruan Vektor Sudut/TeganganPengantar Metode Fast Decoupled dan DC Power FlowSimulasi Aliran Daya Menggunakan MATPOWER di GNU Octave
Formulasi Matematis:
$$\begin{bmatrix} \Delta P \\ \Delta Q \end{bmatrix} = \begin{bmatrix} J_{11} & J_{12} \\ J_{21} & J_{22} \end{bmatrix} \begin{bmatrix} \Delta \theta \\ \Delta |V|/|V| \end{bmatrix}, \quad P_i = \sum_{k=1}^N |V_i| |V_k| (G_{ik}\cos\theta_{ik} + B_{ik}\sin\theta_{ik})$$
Minggu 9Proteksi & Stabilitas

Analisis Gangguan Hubung Singkat & Komponen Simetris

Gangguan 3-Fasa Simetris, Transformasi Fortescue (Urutan Nol, Positif, Negatif), dan Analisis Arus Gangguan

Sub-CPMK 9: Mampu menerapkan transformasi komponen simetris dan menghitung arus gangguan hubung singkat 1-fasa ke tanah, fasa-fasa, dan 3-fasa.
Penyebab dan Taksonomi Gangguan Hubung Singkat pada Sistem TenagaGangguan 3-Fasa Simetris: Subtransien (X''), Transien (X'), dan Steady-State (Xd)Teorema Komponen Simetris Fortescue: Vektor Transformasi Matriks A (Operator a = 1∠120°)Jala Impedansi Urutan Positif (Z1), Negatif (Z2), dan Nol (Z0)Pengaruh Hubungan Pentanahan Trafo (Y-G, Y, Delta) terhadap Jala Urutan NolInterkoneksi Rangkaian Urutan untuk Gangguan SLG, LL, DLG, dan 3-Fasa
Formulasi Matematis:
$$\mathbf{V}_{abc} = \mathbf{A} \mathbf{V}_{012}, \quad \mathbf{A} = \begin{bmatrix} 1 & 1 & 1 \\ 1 & a^2 & a \\ 1 & a & a^2 \end{bmatrix}, \quad I_{f,\text{SLG}} = \frac{3 V_f}{Z_1 + Z_2 + Z_0 + 3Z_n}$$
Minggu 10Proteksi & Stabilitas

Kualitas Daya (Power Quality) & Mitigasi Harmonisa

Total Harmonic Distortion (THD), Beban Non-Linier, Sag/Swell Tegangan, Standar IEEE 519, dan Filter Pasif/Aktif

Sub-CPMK 10: Mampu menganalisis spektrum harmonisa beban industri, menghitung indeks THD, dan merancang filter daya reaktif.
Klasifikasi Fenomena Power Quality: Sag, Swell, Interruption, Flicker, TransientsSumber Beban Non-Linier: Penyearah Jembatan 6-Pulsa, Inverter Surya, Tanur Busur ApiDekomposisi Deret Fourier Sinyal Terdistorsi dan Definisi THDStandar Kualitas Daya IEEE 519-2022 (Batas THDv < 5% pada Bus PCC)Bahaya Resonansi Seri dan Paralel dengan Kapasitor Kompensasi Faktor DayaDesain Single-Tuned Harmonic Passive Filter & Active Power Filter (APF)
Formulasi Matematis:
$$\text{THD}_V = \frac{\sqrt{\sum_{h=2}^\infty V_h^2}}{V_1} \times 100\%, \quad f_r = \frac{1}{2\pi \sqrt{L C}} = h_{\text{tuning}} f_0$$
Minggu 11Proteksi & Stabilitas

Economic Dispatch & Optimal Power Flow (OPF)

Fungsi Biaya Bahan Bakar Generator, Incremental Cost, Koordinasi Dispatching Tanpa/Dengan Rugi Saluran, dan Penalti Loss

Sub-CPMK 11: Mampu merumuskan optimasi pembagian beban ekonomis antar-pembangkit menggunakan metode Lagrange Multiplier.
Karakteristik Operasi dan Kurva Biaya Bahan Bakar Pembangkit TermalFormulasi Economic Dispatch Tanpa Memperhitungkan Rugi-Rugi TransmisiMetode Lagrange Multiplier dan Prinsip Equal Incremental Cost (dC1/dP1 = dC2/dP2 = λ)Economic Dispatch dengan Rugi-Rugi Transmisi: Rumus Rugi Daya Kron (B-Matrix Coefficients)Faktor Penalti Saluran (Penalty Factor Li) dan Iterasi λPengenalan Optimal Power Flow (OPF): Integrasi Batasan Tegangan Bus dan Termal Saluran
Formulasi Matematis:
$$\mathcal{L}(P_i, \lambda) = \sum_{i=1}^N C_i(P_i) + \lambda \left( P_D + P_L - \sum_{i=1}^N P_i \right), \quad \frac{dC_i}{dP_i} L_i = \lambda, \quad L_i = \frac{1}{1 - \frac{\partial P_L}{\partial P_i}}$$
Minggu 12Proteksi & Stabilitas

Stabilitas Sistem Tenaga & Kriteria Luas Sama (EAC)

Persamaan Ayunan Rotor (Swing Equation), Stabilitas Sinyal Kecil, Stabilitas Transien, dan Critical Clearing Time (CCT)

Sub-CPMK 12: Mampu memformulasikan persamaan ayunan mesin sinkron dan menentukan kestabilan transien menggunakan Equal Area Criterion.
Definisi dan Klasifikasi Stabilitas Sistem Tenaga Listrik (IEEE/CIGRE Task Force)Konstanta Inersia Mesin Sinkron (H dalam MJ/MVA) dan Energi Kinetik RotorPersamaan Ayunan Rotor (Swing Equation): M * d^2(delta)/dt^2 = Pm - PeKarakteristik Daya-Sudut Generator: Pe = (E' * V / X) * sin(delta)Kriteria Luas Sama (Equal Area Criterion - EAC): Luas Akselerasi A1 = Luas Deselerasi A2Penentuan Critical Clearing Angle (delta_cr) dan Critical Clearing Time (CCT)
Formulasi Matematis:
$$\frac{2H}{\omega_s} \frac{d^2 \delta}{dt^2} = P_m - P_{\text{max}} \sin\delta, \quad \int_{\delta_0}^{\delta_{\text{cr}}} (P_m - P_{e,\text{fault}}) d\delta = \int_{\delta_{\text{cr}}}^{\delta_{\text{max}}} (P_{e,\text{post}} - P_m) d\delta$$
Minggu 13Proteksi & Stabilitas

Proteksi Sistem Tenaga Listrik & Koordinasi Relai

Filosofi Proteksi (Selektivitas, Kecepatan, Sensitivitas), Relai Arus Lebih (OCR/GFR), Relai Jarak (Distance), dan Relai Diferensial

Sub-CPMK 13: Mampu merancang kurva koordinasi relai OCR/GFR kurva IEC serta menentukan zona jangkauan relai jarak transmisi.
Filosofi 5 Prinsip Proteksi: Reliability, Selectivity, Speed, Sensitivity, EconomyZona-Zona Proteksi Saling Tumpang Tindih (Overlapping Protection Zones)Relai Arus Lebih (Overcurrent Relay - OCR) dan Gangguan Tanah (GFR) Standar IEC 60255Setting Arus Pickup dan Time Dial / Time Multiplier Setting (TMS)Relai Jarak (Distance / Impedance Relay): Karakteristik Mho, Zona 1 (80%), Zona 2 (120%), Zona 3Relai Diferensial Persentase untuk Proteksi Internal Generator dan Transformator Daya
Formulasi Matematis:
$$t = \text{TMS} \times \left[ \frac{0.14}{\left(\frac{I}{I_{\text{pickup}}}\right)^{0.02} - 1} \right], \quad Z_{\text{relay}} = \frac{V_{\text{relay}}}{I_{\text{relay}}} < Z_{\text{setting}}$$
Minggu 14Smart Grid & Modernisasi

Smart Grid, Inverter-Based Resources (IBR) & Grid Code 2026

Penetrasi Masif EBT Surya & Angin, Grid-Forming vs Grid-Following Inverters, Low Voltage Ride Through (LVRT), dan Aturan Grid Code

Sub-CPMK 14: Mampu menganalisis tantangan penurunan inersia sistem akibat IBR dan mengevaluasi kepatuhan terhadap Aturan Jaringan Listrik (Grid Code).
Paradigma Smart Grid: Digitalisasi Sistem Tenaga, PMU (Phasor Measurement Unit), Wide Area Monitoring (WAMS)Tantangan Penurunan Inersia Sistem (Low System Inertia) Akibat Penetrasi PLTS/PLTB Tanpa Massa BerputarArsitektur Inverter Pembangkit EBT: Grid-Following (GFL) vs Grid-Forming (GFM / Virtual Synchronous Machine)Kemampuan Low-Voltage Ride-Through (LVRT) & High-Voltage Ride-Through (HVRT) Standar Grid Code PLN 2026Peran Battery Energy Storage System (BESS) untuk Frequency Regulation dan Fast Frequency Response (FFR)Sintesis Komprehensif Kuliah DSTL: Kesiapan Mahasiswa untuk Mata Kuliah Lanjut Sistem Tenaga
Formulasi Matematis:
$$\text{RoCoF} = \left| \frac{df}{dt} \right|_{t=0} = \frac{f_0 \cdot \Delta P_{\text{loss}}}{2 H_{\text{sys}} S_{\text{sys}}}, \quad P_{\text{GFM}} = P_0 - D_p (f - f_0) - J \frac{df}{dt}$$
OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE)

Capaian Pembelajaran & Komposisi Penilaian

Standar capaian lulusan berorientasi akreditasi internasional IABEE dengan integrasi praktikum komputasi mandiri GNU Octave.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

CPMK-1

Mampu menjelaskan arsitektur 5-pilar sistem tenaga, level tegangan PLN, konsep fasor AC 3-fasa, serta standardisasi sistem per-unit (p.u.).

CPMK-2

Mampu memodelkan transformator daya, parameter saluran transmisi (Pendek, Menengah, Panjang), Efek Ferranti, dan kompensasi reaktif.

CPMK-3

Mampu menyelesaikan analisis aliran daya (Power Flow) metode Newton-Raphson dan Fast Decoupled menggunakan GNU Octave & MATPOWER.

CPMK-4

Mampu menganalisis gangguan hubung singkat simetris dan tak simetris menggunakan Teorema Komponen Simetris Fortescue (012).

CPMK-5

Mampu merancang koordinasi proteksi, mengevaluasi kestabilan transien (Equal Area Criterion), serta menganalisis integrasi Smart Grid dan EBT Bengkulu.

Komposisi Penilaian Akademik

Komputasi Octave / MATPOWER & Laporan25%
Tugas Mandiri & Lembar Kerja Mahasiswa (LKM)20%
Ujian Tengah Semester (UTS Komputasi)20%
Ujian Akhir Semester (UAS Komprehensif)20%
Kuis & Problem Sets (Bloom C1–C6)15%